Best Viewed at 1024 x 768 Screen Resolution

 
Wilujeng Sumping, Selamat Datang, Welcome, Welkom, Ahlan Wa Sahlan, Willkomma, Witam, Tere tulemast, Dobrodosli, Tervetuloa, Velkommen, Elcome-way, Benvindo    

.:Metro Town :.

Metro Town Football Club, Metro Lampung Riding Flame for Fame on Hattrick.Org



     It's Mac Creative Design

Review 5 Minggu

Metro. 8 Maret 2005
Selama 5 Minggu sudah berlalu sejak awal musim ke-10 Liga Indonesia Serentak dimulai, ada kejadian-kejadian yang terjadi di seputar Siger Sabai Sakaian, yang karena kesibukan offisial team, sehingga baru saat inilah bisa membuat laporan kejadian-kejadian tersebut berupa ulasan-ulasan singkat.

Dimulai dari kekalahan mengecewakan di Indonesian Cup Pada tanggal 9 Februari melawan BTN FC dengan Skor 4-3, "menurunkan sebagian besar pemain lapis kedua, dan bermain dikandang lawan, mungkin kami sedikit "under estimated" terhadap BTN, walaupun sebenarnya menurunkan lapis kedua, adalah memberi kesempatan pemain kami memperoleh latihan, dan kami sedikit kurang beruntung", tutur Asisten Manager Ricco Van Rossem.

Namun setidaknya kekecewaan itu bisa sedikit terobati dengan kemenangan telak 6-0 atas A.C Lynx pada pertandingan liga tanggal 12-Februari-2005, Onana Hermain hampir memperoleh hattrick keduanya musim ini menyumbang 2 gol dan menjadi pemain terbaik pada pertandingan tersebut (versi fans). Setelah gugur di Piala Indonesia, untuk mengisi kekosongan pertandingan hari Rabu, Manager Team, mulai merancang jadwal pertandingan persahabatan untuk dimainkan hari setiap rabu.

Kekecewaan dan nasib buruk masih meliputi metro, bermain di kandang sendiri, 37301 pendukung yang memadati Siger Sabai Sakaian harus pulang dengan penuh kekecewaan, setelah Team yang didukungnya menelan kekalahan pertama diliga musim ini, melawan Salah satu rival terkuatnya Persipura United, " We dominated all the way, and on much side, and actualy we deserved to win or at least draw, but we seem unlucky", komentar sang kapten Thor Kjelsen seusai pertandingan. Metro kalah 2-3 pada pertandingan tersebut.

Dua pertandingan persahabatan lokal dalam rentang waktu satu minggu Offsial team berhasil mendatangkan Andi AKbar FC dan Lautan Api FC, untuk bermain pada tanggal 19 dan 26 Februari, kedua pertandingan tersebut berakhir dengan skor masing-masing kemengan 5-2 melawan Andi Akbar dan kalah 1-5 melawan Lautan Api, pada kedua pertandingan tersebut pemain yang diturunkan adalah pemain lapis keduanya Metro. Offisial Metro juga kemudian memperoleh tempat pada International friendly Cup, yang menggunakan sistem Group Home and Away, Yaitu Trans Oceania Cup (TOC ) II, yang dikuti oleh 24 team multi nasional terbagi ke dalam 6 Group, dalam undian group Metro hanya dimasukan sebagai unggulan 13-18, dan tertempatkan di group E bersama juara bertahan Besnica Utd, tim Denmark Rodove Galaticos, serta tim Penyelenggara turnamen Shagadelic shaguars. 'A bad draw, at list we gain experience there', komentar General Managaer Aldin Saladin, yang turut hadir menyaksian pengundian.

Pertandingan liga berikutnya , bertandang ke Kendari, untuk menghadapi Dinas Tata Kota, dan tanpa kesulitan berarti bisa memperoleh kemengan 4-1. Dan seminggu kemudian, Pertandingan yang menentukan kembali terjadi, Berhadapan dengan Trans FC, team terkuat di series IV.26, dan menilik rekor pertemuan kedua team, Metro belum pernah bisa menang melawan trans . Dari 4 kali pertemuan, Metro Kalah 3 kali dan imbang satu kali, oleh karenanya 39561 penonton yang memadati stadion, 5 maret lalu berharap teamnya memperoleh hasil maksimal. Dan berkat kerja keras walaupun sedikit diwarnai keberuntungan dengan dikartu merahnya pemain Trans pada menit 20. Metro bisa meraih kemenangan pertamanya melawan Trans FC.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home