Best Viewed at 1024 x 768 Screen Resolution

 
Wilujeng Sumping, Selamat Datang, Welcome, Welkom, Ahlan Wa Sahlan, Willkomma, Witam, Tere tulemast, Dobrodosli, Tervetuloa, Velkommen, Elcome-way, Benvindo    

.:Metro Town :.

Metro Town Football Club, Metro Lampung Riding Flame for Fame on Hattrick.Org



     It's Mac Creative Design

The Campaign Started

Metro, 9 Februari 2005


Sejak 2 Februari 2005 lalu, Liga Indonesia Musim 10 sudah mulai bergulir, yang diawali dengan pertandingan Piala Liga Indonesia serentak diseluruh wilayah. Demikian halnya dengan Metro Town, setelah melalui masa-masa latihan sejak masa istirahat, tanggal 2 Februari seluruh skuad dan ofisial team sudah berada di kota Kendari untuk melakukan pertandingan Piala Liga pertamanya melawan klub lokal Kendari Tropical. Turun dengan skuad terbaiknya, kecuali bek tengah Herman Klinger yang masih dalam krisis kepercayaan diri, team Metro tidak bermain terlalu ngotot, hal ini dilakukan karena tiga hari lagi akan melakukan pertandingan liga yang cukup berat, dan juga meyakini bahwa kualitas lawannya kali ini tidak terlalu harus dikhawatirkan.


Pertandingan dimulai pukul 7:45 cuaca agak mendung, dan awan kelabu menyelimuti stadion Kendari Tropical yang dipadati oleh 7000 penonton. Pertandingan berlangsung cukup menarik, dan pada akhirnya team Metro menang dengan angka cukup meyakinkan 7-0, gol dicetak oleh masing masing (Jean Vigoroux,7; Onana Hermain,22,86; Simon Ostergaard, 40; Lang Young-Yi, 43,67; dan Eko Devira, 87). Manager Ibnu Averous tidak terlalu terkesan dengan kemnangan ini, "Kami sudah menduga kami akan menang, masih banyak yang harus kami benahi, tapi saya terkesan dengan penampilan Young-yi" tuturnya. Lang Young-Yi winger muda yang baru dibeli dari Malaysia memikat perhatian penonton di kendari Tropical dalam debut pertamanya bersama Metro, mencetak dua gol, menciptakan beberapa peluang dari akselerasinya di sayap kanan serta menghasilkan beberapa umpan matang bagi rekannya, "semoga performanya bisa dipertahankan atau ditingkatkan, i'm Impress" Tutur Assistant manager Rico Van Rossem.


Kamis seluruh skuad sudah kembail di bumi Saiwawai Metro, dan sudah mulai melakukan persiapan pertandingan liga pertama melawan demonic. Persiapan peresmian stadion baru pun sudah mulai dilakukan. Promosi dan selebaran sudah diedarkan guna menarik minat penduduk Metro guna menghadiri pertandingan tersebut. Ditanya mengenai peluang di pertandingan tersebut Asistant Manager menyatakan "Kedua Team kekuatan skuadnya tidak terlalu berbeda, dan sepertinya akan menjadi pertandingan yang seru, namun melihat dari rekor pertemuan kami, yaitu sebanyak 4 kali pertemuan semuanya dapat di menangkan oleh Metro, jadi kami berharap dapat memperpanjang rekor kemenangan, tapi pertandingannya mesti seimbang"


Jum'at 4 Februari 2005, pagi mendung menyelimuti seputar Metro, skuad demonic sudah tiba sejak Jum'at datang dari Jakarta melalui jalur Transportasi Laut melalui pelabuhan Bakauheuni. Dan Jum'at Sore mereka sudah melakukan latihan ringan di training Ground Metro di Wing Barat Siger Sabai Sakaian. Di jumpai di sela-sela latihannya Manager Dferdiaz tidak mau berkomentar tentang peluangnya pada pertandingan esok hari.


Sabtu 5 Februari gerimis rintik-rintik, dan menjelang pertandingan hujan menderas membasahi seputar kompleks Siger Sabai Sakaian. 17895 penonton memenuhi hampir separuh kapasitas stadion, jauh dari yang diharapkan. Mungkin salah satunya adalah karena cuaca yang hujan deras membuat para pendukung membatalkan niatnya untuk datang ke stadion dan emmilih menonton langsung lewat siaran televisi. Tepat pukul 9 pertandingan segera dimulai


Pertandingan baru berjalan satu menit Striker Metro Onana Hermain membuka keunggulan bagi tim tuan rumah menjadi 1-0 lewat tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti. Menit ke-19 Metro memperbesar keunggulan menjadi 2-0, gol bermula dari kesalahan pemain demonic, yang tidak dapat mengontrol bola dengan baik, dan Neil Taylor dapat mengambil bola tersebut dan sedikit menipu pergerakan dari penjaga gawang lawan, dia mencetak gol pertamanya musim ini. Shaul Magen menerima umpan matang dari kiri dan dengan dingin melesakan bola ke sudut atas tiang gawang membuat tim tamu memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Namun pad menit ke 29 Shaul Magen tidak dapat meneruskan pertandingan karena cedera dan digantikan oleh Ahmad Name. Menit ke 33 Neil Taylor mencetak gol keduanya melalui sundulan kepala memanfaatkan tendangan bebas yang melengkuh ke pojok sudut gawang, emmbuat Metro unggul 3-1. demonic dengan cepat membalas gol pada menit 39 dan lagi-lagi umpan yang sangat indah dari sektor kiri demonic dan kali ini Ken Halon dengan baik memanfaatkan umpan tersebut. Pertandingan 45 menit pertama telah selesai skor sementara 3-2 , dan kondisi lapangan semakin basah dan mulai tergenang air di beberapa bagian.


Babak kedua dimulai dengan cuaca yang sudah mulai membaik, hujan mulai rintik-rintik membasahi Sgier Sabai Sakaian. Menit 50 Metro memperbesar keunggulan menjadi 4-2 lewat sebuah serangan kilat lewat sektor tengah lapangan. 4 menit kemudian demonic kembali mencetak angka dan merubah kedudukan menjadi 4-3 sebuah kombinasi yang cantik lagi-lagi dari sektor kiri demonic, dan diselesaikan dengan baik oleh Steve Boone. Pada menit 69 pemain bertahan demonic kembali tidak dapat mengontrol bola dengan baik, dan dengan cepat Klas Blonde menyusp dari sektor kir, dan mencetak gol kelima Metro, skor 5-3. Captain team Thor Kjelsen menutup kemenagan Metro menjadi 6-3 melalu sebuah tendangan keras dari luar kotak pinalti pada menit ke 71. Pertandingan berlangsung menarik, dan keras 6 pemain mendapat kartu kuning, serta dua orang pemain demonic mengalami cidera serius karena pelanggaran yang terjadi. (may)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home