SEASON 10-03
Akhir musim ke-9 liga Indonesia sudah berakhir, setelah melalui masa istirahat selama 2 minggu ini musim ke-10 liga Indonesia akan segera berlangsung. Akhir musim ini diwarnai dengan beberapa kejadian yang sangat menarik dalam kelangsungan kompetisi sepakbola Cyber Hattrcik. Dengan adanya beberapa kebijakan baru dari Federasi "Webmaster" Hattrick, seperti adanya peraturan-peraturan baru bagi para manager, adanya pola latihan baru, kenaikan harga pembangunan stadion yang cukup membuat team-team miskin kembang-kempis dan sebagian melenguh panjang barangkali. Aturan bagi para manager baru yang dirasa sangat memberatkan. Dan yang terbaru, jumlah manager cyber di hattrick telah menyentuh angka 500.000 orang.
Musim ke-8 dilalui Metro Town dengan berada di peringkat tiga series, sesuai harapan dari offisial dan pendukung, namun menyimak perjalanan sepanjang musim lalu, sangat disayangkan peluang untuk merebut posisi puncak masih ada sampai minggu ke-13 atau dalam dua minggu terakhir liga. Namun bagaimanapun para pendukung dan offisial cukup puas dengan hasil yang dicapai musim lalu.
Memasuki musim baru ini, seperti halnya musim lalu, Metro masih akan mengandalkan muka-muka lama dikarenakan belum tersedianya dana yang mencukupi untuk membeli pemain yang punya kualitas lebih baik. Namun tidak seperti musim lalu yang tidak melakukan pembelian sama sekali, awal musim ini team recruitmen metro telah mendatangkan winger muda asal malaysia, yang diyakini cocok untuk melapis bahkan mendapat status "Squad rotation player" dalam team, karena kualitasnya yang tidak jauh berbeda, dengan sedikit polesan semoga ia bisa bersama pemain lainnya membantu membangun dinasti Metro.
Namun awal musim ini di tandai dengan perginya kiper terbaik dan bahkan pemain terbaik yang pernah dimiliki Metro sejauh ini. Manajemen klub dengan sangat terpaksa mengambil kebijakan untuk menjual Boe Palludan guna menutupi kas klub yang semakin defisit. Namun kepergiannya tidak terlalu menghawatirkan karena Thomas Rubazyang sebelumnya adalah kiper pelapis, kualitasnya juga masih bisa di andalkan dan sedikit masih diatas kiper-kiper lain di series IV.26. Namun harus segera dicari kiper muda pelapisnya, karena kiper kedua saat ini belum bisa cukup diandalkan untuk bermain dikompetisi sesungguhnya.
Pemain-pemain hasil binaan Metro Youth Academy (MYA jr.) musim lalu juga sudah bisa dijadikan pelapis bagi tim utama, walaupun kualitasnya masih timpang, dengan sedikit polesan, akhir musim ini kualitas mereka tidak akan jauh beda nampaknya. Musim ini juga diharapkan MYA jr. bisa meningkatkan standarnya guna menelurkan bibit-bibit muda yang lebih unggul.
Lepas dari itu semua Offisial Metro akhirnya kembali tidak memasang target yang muluk-muluk, "musim-ini masih musim pembinaan", demikian diungkapkan General Manager Metro Aldin Saladin, demikian juga halnya dengan manajer Ibnu Averous, beliau menambahkan "Melihat situasi klub saat ini, minimal peringkat empat adalah target realistis yang diberikan oleh board, kami masih akan berusaha membenahi semua bidang, dengan menitik beratkan pelatihan kepada pemain muda", "kami juga mengharapkan situasi keuangan membaik dipertengahan musim ini sehingga kemungkinan bisa dipergunakan untuk membeli pemain baru" tambahnya. Di jumpai ditempat yang berbeda direktur keuangan Metro Eldar Hadji ketika ditanyakan tentang keinginan manajer tersebut menyatakan "Yah kita lihat dulu saja situasinya, karena kami juga mempertimbangkan akan semakin meningkatnya harga pembangunan stadion, kami juga mempertimbangkan untuk memperbesar kapasitas Siger Sabai Sakaian". "lagipula kan kalau kapasitas stadion bertambah penghasilan juga akan bertambah, dan itu tergantung kepada fans club Metro untuk selalu memenuhi Stadion jika kami bertanding" harapnya.
Memasuki awal musim ini ternyata Squad Metro maasih belum mengejar target untuk menjadi yang nomor satu di series IV.26, dengan demikian kita akan lihat langkah pergerakan "kuda Hitam" sang Badai Biru dari Utara ini di musim ke-10 Liga Indonesia atau musim ke-3nya Metro turut serta dalam kompetisi Cyber ini. (May)